Javanese Media Online of Aceh

Aksara Jawa Menuntut Teknologi Font Yang Canggih

Oleh BenerPOST tanggal Minggu, 09 Desember 2012 | 22.44

Aksara Jawa atau Carakan
Cukup banyak font aksara jawa yang sudah beredar di internet, dari yang berbasiskan ANSI yang hanya bisa digunakan di sistem komputer seperti Ms. Word, Libbre Office Writer, dan aplikasi lainnya yang hanya berbasis desktop sampai font yang sudah berbasiskan Unicode yang dapat mengirim tulisan dengan aksara jawa melalui internet, baik email, facebook, blog atau lain sebagainya.

dari sekian banyaknya font yang telah ada belum ada yang memiliki kriteria yang sesuai dengan kebutuhan Font Aksara Jawa sendiri karena aksara jawa tidak sama dengan aksara lainnya, hal ini cukup beralasan salah satunya dikarenakan aksara jawa baru saja tahun 2009 terdaftar pada unicode artinya merupakan aksara pendatang baru di dunia komputer, disisi lain banyak orang jawa yang "pandai" tidak memperdulikan budayanya sendiri mereka lebih banyak jadi "Orang Indonesia" dan sibuk mengurusi "Indonesia" mungkin ada yang mereka lupakan Indonesia tanpa ada budaya lokal apa gunanya Indonesia? hanya untuk menumpang hidup? bukankah kita juga bisa hidup dinegara lain?

font berteknologi tinggi sangat dibutuhkan oleh aksara jawa untuk bisa digunakan di komputer dan dibaca oleh orang seluruh dunia, karena aksara jawa memiliki tanda baca, pasangan dan bentuk kombinasi komplek yang tidak sama dengan aksara lainnya, namun kita bisa belajar dari aksara-aksara yang ada sedikit kemiripan dengan aksara jawa, seperti aksara arab yang sudah menggunakan smart-font dimana hurufnya bisa berubah secara otomatis ketika huruf tersebut berada di awal, ditengah atau di akhir, lalu aksara indic lainnya juga bisa dijadikan referensi untuk pembuatan aksara jawa.

Tuldha Jejeg salah satu font Unicode yang telah menggunakan teknologi smart-font yaitu SIL Graphite smart font techonology namun ini berstandar free yang tidak banyak didukung oleh aplikasi komputer, sepertinya R.S. Wihananto bekerja sendiri dan harus kita ucapkan sukur kehadirat Gusti Pangeran Allah SWT atas subangsing sedulur kita ini, karena masih ada orang yang memiliki keahlian mau menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk budaya bangsa ini, namun banyak aplikasi belum mendukung teknologi SIL ini, dan memang sebenarnya font-font cerdas seperti arab dan indic pasti memiliki teknologi sendiri sehingga didukung oleh komputer dari a sampai dengan z, ini harus segera kita ikuti jejaknya.

di sisi lain permasalahan yang timbul dalam menggunakan font aksara jawa adalah tidak adanya standar layout keyboard, jadi font satu dengan yang lainnya meletakan huruf ditempat tombol berbeda, ini tentu menyulitkan pengguna dan harus mempelajari berulang cara menggunakan keyboard atau harus menebak-nebak terlebih dahulu dimana letak tombolnya, di lain pihak yang paling mengkhawatirkan adalah tentang penggunaan kode unicode yang tidak semestinya ini bisa menghancurkan aksara jawa sendiri, ada satu golongan tidak menyetujui penggunaan unicode saat ini yang bertentangan dengan filosofi jawa yaitu berurutanya huruf ha, na, ca, ra, ka dan seterusnya sedangkan yang terdaftar di unicode berurutan ka, ga, nga, hal seperti ini jangan jadi batu sandungan terhadap perkembangan teknologi aksara jawa yang mestinya bisa dibicarakan duduk bersama apakah mengusulkan perbaikan unicode atau mengeluarkan aturan tentang urutan unicode yang boleh digunakan di komputer, jika kesepakatan ini tidak sesuai dengan unicode yang dikeluarkan lembaga PBB tersebut tentu akan mengalami kerusakan besar dimana orang jawa amerika atau orang amerika yang tidak tahu aturan di negeri kita ini, tidak akan bisa membaca tulisan kita alias berantakan, lalu untuk apa aksara jawa? yang kita butuhkan bukan mengalah atau memenangkan tapi mencari solusi terbaik untuk aksara kita ini, dan jangan menutupmata dengan tuntutan zaman dan ilmu pengetahuan demi langgengnya aksara jawa.